Sedang Cari Laptop? Ini Rekomendasi Laptop Buat Mahasiswa Biologi

[permalink]Sedang Cari Laptop? Ini Rekomendasi Laptop Buat Mahasiswa Biologi[/permalink]

Di era komputerisasi seperti kini, perangkat semacam laptop sudah menjadi mesti fardhu ain, tidak terkecuali untuk para mahasiswa.

Kami mengulas beraneka variasi laptop mulai dari yang murah hingga yang mahal menurut harga, daya kerja, dan durabilitas. Dan semua yang ada di list ini secara awam telah ‘pantas’ untuk digunakan oleh kebanyakan mahasiswa.

Penting! Tips Sebelum Membeli Laptop

Sebelum Anda menentukan memebli notebook, banyak faktor yang seharusnya diperhatikan, bagi Anda mahasiswa, atau berkeinginan membelikan notebook untuk buah hati Anda yang sudah memasuki perkuliahan, rekomendasi DaTekno mulailah dari keperluan.

Kebuthan seperti apa? Pertama, jurusan yang diambil. Contohnya, untuk jurusan Teknik, arsitek, Seni atau IT memerlukan notebook yang mempunyai spesifikasi tinggi minimal RAM 8 GB dengan penyimpanan telah SSD 512GB dan prosesor intel core i5 sebab untuk desain grafis, render video atau coding yang tentu harganya juga semakain mahal.

Beda dengan jurusan ekonomi, perawat, bidan, farmasi atau dokter yang keperluannya hanya untuk sekedar mengetik membikin laporan, spesifikasi sedang dengan RAM 4 GB dengan harga 3.5-6 jutaan sudah lebih dari cukup. Apabila Anda punya unang bebas, melainkan jikalau budget ngepas lebih baik berangkat dari kebutuhan, yang terang seminimal mungkin dengan spsefikasi paling rendah memiliki RAM 4GB.

Berikut merupakan 8 komputer jinjing terbaik untuk mahasiswa, ceek!

1. Microsoft Surface Go
Notebook 2-in1 super ringan

Sedang Cari Laptop? Ini Rekomendasi Laptop Buat Mahasiswa Biologi

Spesifikasi:

  • CPU: Intel Pentium Gold Processor 4415Y
  • Grafik: Intel HD Graphics 615
  • Layar: 10”
  • RAM: 4GB – 8GB
  • Kapasitas Penyimpanan: 64GB eMMC / 128GB SSD
  • Harga: Rp 6.500.000,-

Sekiranya anda mahasiswa yang sangat mobile, dan butuh laptop ringan serta durable untuk diterapkan dimana saja kapanpun. Microsoft Surface Go dapat jadi pilihan.

Jinjing ini bisa dibawa kemana mana, diaplikasikan di hampir semua situasi, serta dapat bertransformasi menjadi tablat untuk sesi kreatif dan entertainment!

Kerja dari Surface Pen di laptop ini betul-betul memuaskan dan responsif, sampai berasa betul-betul instan dan mulus dikala dipakai. Saking tak ada lag-nya, Surface Pen ini bahkan berasa seperti pulpen betulan.

Jinjing (dan tablet) ini yaitu pendatang baru di daftar notebook terbaik untuk mahasiswa versi RuangLaptop.

2. ASUS X441BA
Serba berkecukupan

Sedang Cari Laptop? Ini Rekomendasi Laptop Buat Mahasiswa Biologi

Spesifikasi:

  • CPU: AMD A4-9125
  • Grafik: VGA AMD RADEON R3
  • Layar: 14” HD (1366×768)
  • RAM: DDR4 4GB
  • Kapasitas Penyimpanan: HDD 500 GB
  • Harga: Rp 3.399.999,-

Jinjing ini memang dimaksudkan untuk pengaplikasian sehari-hari yang versatile. Dari segi warna, komputer jinjing ini menyediakan beragam varian adalah silver, cokelat, biru muda, putih, dan merah. Banyaknya variasi warna ini membuat komputer jinjing ini jadi pilihan sejuta umat, tidak terkecuali mahasiswa seperti anda.

Selain pengaplikasian sehari-hari, Asus X441BA juga memberi sedikit penekanan di kecakapan multimedia-nya. Laptop ini telah mendorong teknologi ASUS SonicMaster yang membuat musik dan film terasa lebih hidup. Speaker di komputer jinjing ini ditenagai oleh kekuatan 3W dengan ruang resonansi 24cc untuk suara yang lebih ‘bulat’.

Ada juga ASUS AudioWizard dimana anda bisa membatasi ragam audio dengan cocok dengan media yang sedang dimainkan, entah itu musik, film, game, telepon, atau rekaman.

Untuk layar, notebook ini berusaha mengurangi cahaya biru yang sering kali jadi penyebab kerusakan mata dengan mengimplementasikan ASUS Eye Care Mode ke panel LED nya.

Mode ini tepat sasaran mengurangi sinar biru sebanyak 33% dibanding laptop-notebook lain, sehingga mata lebih nyaman dan kesehatannya terjaga saat mengerjakan skripsi, main game, sampai abonemen dan nonton netlflix berjam-jam.

Konektivitas? Tentu saja komplit. Meskipun tak dibanjiri dengan semua jenis port dan colokan aneh, namun anda tidak akan pernah kekurangan lubang apabila mengaplikasikan laptop ini. Ada USB 3.0 type-C, HDMI, port VGA, sampai. Card Reader.

Laptop ini tak memberikan fitur yang ‘wah’, namun yang pasti ialah anda tak akan merasa kekurangan.

3. Asus Vivobook E200HA

Rekomendasi utama bagi yang lagi ‘bokek’

Sedang Cari Laptop? Ini Rekomendasi Laptop Buat Mahasiswa Biologi

Spesifikasi:

  • CPU: Intel Cherry Trail Quad Core Z8300 1.84 GHz
  • Grafik: Intel HD Graphics
  • Layar: 11,6” 1366×768
  • RAM: On Board 2 GB
  • Kapasitas Penyimpanan: 32GB eMMC
  • Harga: Rp 2.300.000,-

Imut, compact, dan keyboard yang nyaman untuk ngetik. Itu adalah penggambaran paling pas apabila sepatutnya mengomentari notebook tipis super murah ini.

Jinjing ini benar-benar cocok bagi mahasiswa yang membutuhkan laptop cuma untuk tugas harian berupa ketik-mengetik. Dengan harga yang lebih murah dari kebanyakan hand phone flagship masa sekarang, kau sudah bisa membawa laptop ini pulang.

Memandang dapur pacunya, kau mungkin akan meragukannya. Namun tenang saja, komputer jinjing ini performanya mirip dengan Acer Chromebook 15. Usia baterainya malah tidak keok dengan Acer Chromebook 15 yang mencapai minimal 12 jam.

Bagi mahasiswa yang sedang bokek alias kekurangan uang, yakinlah laptop ini dapat membantu perkuliahan anda dengan baik, atau setidaknya dapat bikin lulus!

4. Acer Chromebook 15
‘Literally’ memang dijadikan untuk mahasiswa

{Sedang Cari Laptop? Ini Rekomendasi Laptop Buat Mahasiswa Biologi |Sedang Cari Laptop? Ini Rekomendasi Laptop Buat Mahasiswa Biologi |Sedang Cari Laptop? Ini Rekomendasi Laptop Buat Mahasiswa Biologi

Spesifikasi:

  • CPU: Intel Celeron 3205U 1.5GHz (dual-core)
  • Grafik: Intel HD Graphics
  • Layar: 15,6” 1920×1080 multi touch IPS Display
  • RAM: 4 GB DDR3L
  • Kapasitas Penyimpanan: 32GB SSD
  • Harga: Rp 3.700.000,-

Mungkin beberapa dari kamu yang membaca review ini bertanya-tanya kenapa kami memasukkan notebook ini kedalam daftar.

Alasan pertama tentu sebab harganya yang relatif murah. Kedua, walaupun daya kerja chromebook ini umum-awam saja, Acer ‘mengganti’nya dengan daya baterai yang di atas rata-rata. Klaim dari Acer sendiri, notebook ini bisa terus hidup lebih dari 12 jam dalam keadaan aktif dipakai!

Dengan umur baterai yang tinggi, kapasitas ataupun kinerja yang masih rata-rata, dan harga yang relatif murah, laptop ini ialah salah satu notebook yang layak untuk menunjang perkuliahanmu.

Kau sebagai mahasiswa dapat menjinjing komputer jinjing ini seharian tanpa mesti cemas kehabisan baterai. Kamu dapat seharian mengetik skripsi, main game, dengerin musik, videocall, atau nonton film tanpa semestinya ngecas kerap-sering.

Sarinya, walaupun terlihat umum-lazim saja. Kami merasa bahwa Acer memang menjadikan komputer jinjing ini untuk mendorong perkuliahan mahasiswa di masa sekarang. Gimana menurut kamu?

5. Huawei Matebook X Pro
Alternatif bagi yang mengharapkan prestise dengan harga relatif relatif murah

Sedang Cari Laptop? Ini Rekomendasi Laptop Buat Mahasiswa Biologi

Spesifikasi:

CPU: 8th generation Intel Core i5 – i7
Grafik: Intel UHD Graphics 620, Nvidia GeForce MX150 2GB GDDR5
RAM: 8GB – 16 GB
Layar: 13,9” 3K LED dengan touch panel
Kapasitas Penyimpanan: 512 GB SSD
Harga: Rp 13.500.000,-
Pantas untuk buah hati Prasmul, Binus, UPH, LSPR, atau SBM ITB. Harganya lumayan mahal, namun menurut kami sebanding dengan apa yang kau peroleh dari laptop ini, mulai dari performa, kenyamanan, sampai prestise.

Untuk harga yang sama, spesifikasi yang kau bisa dari notebook ini lebih tinggi dibanding pesaingnya. Karena inilah merasa Huawei Matebook X Pro ialah komputer jinjing yang wangat worth it alias setara untuk dibeli, padahal mahal.

Desain alumunium yang terasa premium, solid, serta dipadukan dengan warna space grey, membikin notebook ini menonjol tanpa cela. Dilengkapi pula dengan layar tanpa bezel dan keyboard yang menyala, kesan premium nampak benar-benar ditonjolkan di notebook ini.

Nah bagi kau yang anak sultan, komputer jinjing ini kami rasa amat cocok untuk menunjang perkuliahan.

6. Macbook Pro 15 inch 2018
Kampiun!

Spesifikasi:

  • CPU: Intel Core i7-i9 gen 8
  • Grafik: AMD Radeon Pro 555x-560x, dan Intel UHD Graphics 630
  • Layar: 15,4” 2880×1800 retina
  • RAM: 16 GB – 32 GB
  • Kapasitas Penyimpanan: 512 GB – 4TB SSD
  • Harga: Rp 33.000.000,-

Dengan harga yang membuat mata terbelalak, apakah komputer jinjing ini masih sesuai disebut sebagai notebook mahasiswa? Yah, setidaknya komputer jinjing ini berdasarkan kami masih pantas digunakan untuk si kecil desain, maupun jurusan lain yang memerlukan komputer jinjing dengan spek tinggi.

Kami akui baik dari segi desain hingga kinerja, notebook ini yakni kampiun. Tapi apabila dipandang dari segi harga, pastinya membikin orang berpikir dua atau tiga kali untuk membelinya.

Nah tapi menurut pengamatan kami juga, toh banyak mahasiswa yang memakai komputer jinjing Apple untuk mendukung perkuliahan. Tak ada MacBook dibawah belasan juta kan?

Kesimpulannya, dengan harga yang selangit kami yakin Macbook Pro 2018 ini masih tetap dapat menguasai persaingan komputer jinjing di indonesia berkat kinerja dan umurnya yang panjang alias awet. Kecuali itu, komputer jinjing ini di mata kami bahkan masih cocok jadi notebook pilihan untuk mahasiswa, hanya saja bukan mahasiswa pada umumnya.

7. Dell G7 15
Untuk si mahasiswa pecinta game

Sedang Cari Laptop? Ini Rekomendasi Laptop Buat Mahasiswa Biologi

Spesifikasi:

  • CPU: Intel Core i7 8750H CPU
  • Grafik: Nvidia GeForce GTX 1060 MaxQ GPU 6GB VRAM
  • Layar: 15,6” 1920×1080
  • RAM: 16GB
  • Kapasitas Penyimpanan: 1TB
  • Harga: Rp 12.000.000,-

Layak untuk mahasiswa yang hobi main game di sela-jeda kuliah, atau sambil kuliah.

Kami memberi anjuran komputer jinjing ini, sebab selain untuk mendukung perkuliahan anda, Dell G7 15 kami rasa sudah cukup bisa memainkan mayoritas game sampai pertengahan tahun 2019. Malah untuk game pc dengan grafik terbaik dan super berat, anda bisa memainkannya dengan setting medium!

Dengan permukaan alumunium kehitaman, desain lancip disertai LED warna biru disampingnya, dan sebut lagi sebagian desainnya yang ciamik, komputer jinjing ini dapat menjadi kebanggaan kamu para mahasiswa.

Selain bikin kece, tentu notebook 10 juta-an ini cakap menangani tugas kuliah yang menumpuk. Tak ada alasan buat gak lulus!

8. Dell XPS 13
Malahan di kelasnya bukan berarti murahan bukan?

Sedang Cari Laptop? Ini Rekomendasi Laptop Buat Mahasiswa Biologi

Spesifikasi:

  • CPU: Intel Core i5-i7 gen 8
  • Grafik: Intel UHD Graphics 620
  • Layar: 13,3” 1920×1080
  • RAM: 4 GB – 16 GB
  • Kapasitas Penyimpanan: 128 GB – 1 TB SSD
  • Harga: Rp 11.000.000,- s/d Rp 17.000.000,-

Letak webcam yang berbeda, pengenal wajah untuk login, dan empat buah mikrofon yakni salah satu perubahan yang cukup bisa dinikmati oleh para pengguna Dell.

Dari segi desain maupun spesifikasi yang dimiliki laptop ini, harga yang diberi Dell kami rasa seimbang. Bahkan menurut kami, rasio harga vs mutu yang dimiliki komputer jinjing ini merupakan yang terbaik di kelasnya.

Bagi buah hati kuliahan, dengan harga yang relatif rendah dibanding laptop flagship lainnya, mereka sudah dapat menerima laptop dengan kualitas setinggi ini.

Memang apabila cuma untuk mengerjakan tugas kuliah berupa ketik-mengetik, komputer jinjing ini terlalu powerful. Tetapi demi kebutuhan mendatang sesudah lulus, tidak ada salahnya toh investasi ke laptop ini?

Kesimpulan

Tidak harus membeli notebook sesuai anjuran di atas, sekali lagi lebih bagus mulai dari keperluan, sehingga ideal dalam mengeluarkan uang. Pada dasarnya segala notebook sama saja, yang membedakan spesifikasi rendah, menengah dan tinggi, yang tentu semakin tinggi spesifikasi semakin bagus tapi harga juga seakin membumbung.
Serendah rendahnya atau semurah muranya, saran DaTekno minimal memiliki RAM 4 GB. Demikian semoga berkhasiat, lancer kuliahnya.

Datekno
DaTekno dikeloa oleh beberapa Admin yang tertarik dengan perkembangan dan mempelajari dunia teknologi, untuk di sampaikan kepada khalayak melalui tulisan di website ini.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Related posts

Advertismentspot_img

Latest posts

Cara membuat akun google Email baru di laptop dan Smartphone

Bagaimana cara membuat akun google baru? E-mail sebuah alat yang perlu sekarang ini untuk terhubung dengan beragam program ak di laptop maupun smartphone. Dengan sebuah...

Cara menggunakan google meet di Laptop dan Smartphone

Cara menggunakan google meet di laptop dan hp untuk Rapat online atau belajar online. Google Meet adalah layanan konferensi video Google, yang memungkinkan hingga...

Laptop 7 Jutaan bisa untuk editing video dan foto

Aktivitas sekolah online dan kerja di rumah atau work from home (WFH) sekarang ini masih bersambung. Hal ini membuat keperluan akan netbook makin bertambah....
[tdn_block_newsletter_subscribe title_text=”Want to stay up to date with the latest news? ” description=”V2UlMjB3b3VsZCUyMGxvdmUlMjB0byUyMGhlYXIlMjBmcm9tJTIweW91ISUyMFBsZWFzZSUyMGZpbGwlMjBpbiUyMHlvdXIlMjBkZXRhaWxzJTIwYW5kJTIwd2UlMjB3aWxsJTIwc3RheSUyMGluJTIwdG91Y2guJTIwSXQncyUyMHRoYXQlMjBzaW1wbGUh” input_placeholder=”Email address” btn_text=”Subscribe” tds_newsletter2-image=”8″ tds_newsletter2-image_bg_color=”#c3ecff” tds_newsletter3-input_bar_display=”row” tds_newsletter4-image=”9″ tds_newsletter4-image_bg_color=”#fffbcf” tds_newsletter4-btn_bg_color=”#f3b700″ tds_newsletter4-check_accent=”#f3b700″ tds_newsletter5-tdicon=”tdc-font-fa tdc-font-fa-envelope-o” tds_newsletter5-btn_bg_color=”#000000″ tds_newsletter5-btn_bg_color_hover=”#4db2ec” tds_newsletter5-check_accent=”#000000″ tds_newsletter6-input_bar_display=”row” tds_newsletter6-btn_bg_color=”#da1414″ tds_newsletter6-check_accent=”#da1414″ tds_newsletter7-image=”10″ tds_newsletter7-btn_bg_color=”#1c69ad” tds_newsletter7-check_accent=”#1c69ad” tds_newsletter7-f_title_font_size=”20″ tds_newsletter7-f_title_font_line_height=”28px” tds_newsletter8-input_bar_display=”row” tds_newsletter8-btn_bg_color=”#00649e” tds_newsletter8-btn_bg_color_hover=”#21709e” tds_newsletter8-check_accent=”#00649e” embedded_form_code=”JTNDIS0tJTIwQmVnaW4lMjBNYWlsQ2hpbXAlMjBTaWdudXAlMjBGb3JtJTIwLS0lM0UlMEElMEElM0Nmb3JtJTIwYWN0aW9uJTNEJTIyaHR0cHMlM0ElMkYlMkZ0YWdkaXYudXMxNi5saXN0LW1hbmFnZS5jb20lMkZzdWJzY3JpYmUlMkZwb3N0JTNGdSUzRDZlYmQzMWU5NGNjYzVhZGRkYmZhZGFhNTUlMjZhbXAlM0JpZCUzRGVkODQwMzZmNGMlMjIlMjBtZXRob2QlM0QlMjJwb3N0JTIyJTIwaWQlM0QlMjJtYy1lbWJlZGRlZC1zdWJzY3JpYmUtZm9ybSUyMiUyMG5hbWUlM0QlMjJtYy1lbWJlZGRlZC1zdWJzY3JpYmUtZm9ybSUyMiUyMGNsYXNzJTNEJTIydmFsaWRhdGUlMjIlMjB0YXJnZXQlM0QlMjJfYmxhbmslMjIlMjBub3ZhbGlkYXRlJTNFJTNDJTJGZm9ybSUzRSUwQSUwQSUzQyEtLUVuZCUyMG1jX2VtYmVkX3NpZ251cC0tJTNF” tds_newsletter=”tds_newsletter1″ tds_newsletter1-input_bar_display=”” tds_newsletter1-input_border_size=”0″ tds_newsletter1-title_color=”#172842″ tds_newsletter1-description_color=”#90a0af” tds_newsletter1-disclaimer_color=”#90a0af” tds_newsletter1-disclaimer2_color=”#90a0af” tds_newsletter1-input_text_color=”#90a0af” tds_newsletter1-input_placeholder_color=”#bcccd6″ tds_newsletter1-input_bg_color=”#ffffff” tds_newsletter1-input_border_color=”rgba(255,255,255,0)” tds_newsletter1-input_border_color_active=”rgba(255,255,255,0)” tds_newsletter1-f_title_font_family=”394″ tds_newsletter1-f_title_font_size=”eyJhbGwiOiI0MiIsImxhbmRzY2FwZSI6IjM2IiwicG9ydHJhaXQiOiIzMCIsInBob25lIjoiMzAifQ==” tds_newsletter1-f_title_font_line_height=”1.2″ tds_newsletter1-f_title_font_spacing=”-1″ tds_newsletter1-f_descr_font_family=”638″ tds_newsletter1-f_descr_font_size=”eyJhbGwiOiIxOCIsImxhbmRzY2FwZSI6IjE1IiwicG9ydHJhaXQiOiIxNCIsInBob25lIjoiMTQifQ==” tds_newsletter1-f_descr_font_line_height=”1.6″ tds_newsletter1-f_descr_font_weight=”700″ content_align_horizontal=”content-horiz-center” tdc_css=”eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLXJpZ2h0IjoiYXV0byIsIm1hcmdpbi1ib3R0b20iOiIxMDAiLCJtYXJnaW4tbGVmdCI6ImF1dG8iLCJwYWRkaW5nLXRvcCI6IjkwIiwid2lkdGgiOiI0MCUiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0Ijp7Im1hcmdpbi1ib3R0b20iOiI3MCIsInBhZGRpbmctdG9wIjoiNjAiLCJ3aWR0aCI6IjcwJSIsImRpc3BsYXkiOiIifSwicG9ydHJhaXRfbWF4X3dpZHRoIjoxMDE4LCJwb3J0cmFpdF9taW5fd2lkdGgiOjc2OCwicGhvbmUiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjcwIiwicGFkZGluZy10b3AiOiI2MCIsIndpZHRoIjoiMTAwJSIsImRpc3BsYXkiOiIifSwicGhvbmVfbWF4X3dpZHRoIjo3NjcsImxhbmRzY2FwZSI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiOTAiLCJwYWRkaW5nLXRvcCI6IjgwIiwid2lkdGgiOiI2NSUiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sImxhbmRzY2FwZV9tYXhfd2lkdGgiOjExNDAsImxhbmRzY2FwZV9taW5fd2lkdGgiOjEwMTl9″ tds_newsletter1-f_disclaimer_font_family=”394″ tds_newsletter1-f_disclaimer2_font_family=”394″ tds_newsletter1-f_input_font_family=”394″ tds_newsletter1-f_input_font_line_height=”3″ tds_newsletter1-f_input_font_size=”eyJhbGwiOiIxNiIsInBvcnRyYWl0IjoiMTQiLCJwaG9uZSI6IjE0In0=” tds_newsletter1-f_btn_font_family=”394″ tds_newsletter1-f_btn_font_transform=”uppercase” tds_newsletter1-f_btn_font_weight=”700″ tds_newsletter1-btn_bg_color=”#e2687e” tds_newsletter1-btn_bg_color_hover=”#172842″ tds_newsletter1-f_input_font_weight=”” tds_newsletter1-f_title_font_weight=”800″]