Infinix Zero 8 Harga, Spesifikasi dan Review Sebelum Membeli

Infinix Zero 8 resmi dirilis di Indonesia dengan menghadirkan beberapa perubahan pada kamera dan kinerja ponsel untuk bermain game.

Secara keseluruhan Zero 8 sekilas tidak jauh berbeda dengan seri pendahulunya. Jika Anda pengguna setia Infinix, Anda dapat merasakan perbedaan yang diberikan dari para pendahulunya dengan harga kelas mid-end.

Daftar Isi Informasi DaTekno

DESAIN & TAMPILAN

Dalam hal desain, bagi saya, Infinix Zero 8 pada dasarnya terlihat seperti setiap smartphone kelas menengah lainnya. Dengan satu-satunya pengecualian adalah ia memiliki jenis desain modul kamera yang sama sekali berbeda.

Modul kamera, bodi Zero 8 terbuat dari plastik (polikarbonat) seperti yang diharapkan semua orang. Tetapi secara pribadi, saya akan mengatakan bahwa ini agak mengecewakan bagi saya daripada menyenangkan orang lain.

Jajaran Zero selalu dibayangkan, diberi merek, dan dijual sebagai smartphone tingkat atas Infinix dari tahun ke tahun.

Di tahun 2014 ini Infinix meluncurkan ponsel Zero pertamanya dengan bodi kaca, keren bukan? Kemudian Zero 2 datang pada tahun 2015 dengan bahan yang sama sekali berbeda yang disebut Kevlar .

Tapi kita harus mengatakan yang sebenarnya pada diri kita sendiri. Bahkan merek pesaing dalam kisaran harga yang sama seperti seri Xiaomi Redmi Note dan bahkan Realme 6 Pro semuanya diluncurkan dengan desain kaca dan bahkan menambahkan perlindungan Gorilla Glass 5 padanya, jadi Infinix tidak punya alasan untuk tidak melakukan hal yang sama juga pada Zero 8.

Baca Juga:

KINERJA ZERO 8

Sekarang ini adalah bagian di mana hal-hal mulai terdengar dan menjadi sangat menarik untuk smartphone Zero 8.

  • Layar 6,85 inci 90Hz IPS LCD Full HD +.
  • 64MP Utama + 8MP Ultrawide + 2MP Kedalaman + 2MP Kamera belakang Makro.
  • Kamera depan 48MP Utama + 8MP Ultrawide.
  • Prosesor Mediatek Helio G90T.
  • 8GB RAM + 128GB Penyimpanan (dapat diperluas) .
  • Baterai 4500mAh + 33W Pengisian cepat.
  • Konektor reversibel USB 2.0 Tipe-C.
  • Android 10 + XOS 7.0 UI Dolphin.

Akhirnya, Infinix memberi kami sesuatu yang dengan percaya diri dapat berhadapan langsung dengan smartphone serupa dari merek pesaing. Seperti seri Xiaomi Redmi Note dan bahkan beberapa penawaran dari Realme dan Oppo.

Infinix Zero 8 dilengkapi dengan prosesor Helio G90T yang dioptimalkan untuk gaming dari Mediatek. Dipasangkan dengan ukuran RAM 8GB dan kombo penyimpanan 128GB yang selanjutnya dapat diperluas melalui slot kartu micro-SD-nya.

Selangkah di belakang penawaran Dimensity dari Mediatek yang sama, dan mungkin hanya beberapa langkah di belakang penawaran unggulan 865 Snapdragon. Jadi dalam hal performa, Infinix Zero 8 adalah kekuatan yang harus diperhitungkan.

Jadi kesimpulannya, jika Anda meminta agar saya menilai Zero 8 dalam hal kinerja perangkat keras saya memberi nilai 10. Dan mungkin sekitar 5/10 untuk perangkat lunaknya, karena dari sekian banyak aplikasi bloatware yang membutuhkan waktu tambahan untuk menghapusnya.

KAMERA

Jadi sama seperti bocorannya, Infinix Zero 8 mengemas pengaturan quad camera di bagian belakangnya. Dan pengaturan ganda lainnya di bagian depan yang bertempat di lubang berbentuk pil.

Di bagian belakang Anda mendapatkan lensa utama 64MP yang telah menjadi norma untuk semua ponsel kelas menengah dalam kisaran harganya.

Kemudian Anda juga mendapatkan lensa ultrawide 8MP, lensa 2MP lainnya juga hadir untuk penginderaan kedalaman, dan satu lensa 2MP terakhir untuk bidikan makro close-up.

Dibagian depan terdapat lensa utama 48MP yang cukup besar dan mengesankan serta dukungan ultrawide 8MP.

Menyatukan semua ini berarti Infinix Zero 8 akan membuat Anda tidak menginginkan lebih dalam hal kehebatan kamera.

Dari segi fitur, Zero 8 dapat merekam hingga video beresolusi 4K pada 30fps untuk kamera depan dan belakang. Dapat melakukan perekaman video gerakan super lambat sekaligus membekukan 960fps seperti yang Anda dapatkan di Samsung Galaxy.

Perangkat S dan Note, dan bahkan memiliki mode Pro.

BATERAI DAN DAYA

Daya Zero 8 adalah baterai 4500mAh yang mendukung pengisian super cepat hingga 33W melalui port USB 2.0 Type-C.

Meskipun kami mengharapkan lebih dari segi ukuran baterai, setidaknya tidak kurang dari 5000mAh. Tetapi saya masih berpikir 4500mAh di atasnya masih lebih dari cukup untuk pekerjaan apa pun yang Anda inginkan.

Baterai seharusnya dapat membantu Anda melewati hari dengan sisa daya yang cukup untuk membawa Anda ke hari berikutnya.

Bagi A yang merupakan pemain Game maka Anda mungkin perlu mengisi ulang daya ponsel setiap malam.

Dan berbicara tentang pengisian daya, Infinix Zero 8 harus dapat mengisi ulang setidaknya hingga 50% dari baterai yang habis hanya dalam 30 menit pengisian.

Datekno
DaTekno dikeloa oleh beberapa Admin yang tertarik dengan perkembangan dan mempelajari dunia teknologi, untuk di sampaikan kepada khalayak melalui tulisan di website ini.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Related posts

Advertismentspot_img

Latest posts

Cara cek kuota Indosat im3 Ooredo dengan mudah

Paket internet IM3 Sahabat DaTekno mendadak habis berikut cara cek kuota indosat Ooredo. Langkah memeriksa paket seharus nya benar-benar lah sangat gampang, tetapi pada...

Cara membuat akun google Email baru di laptop dan Smartphone

Bagaimana cara membuat akun google baru? E-mail sebuah alat yang perlu sekarang ini untuk terhubung dengan beragam program ak di laptop maupun smartphone. Dengan sebuah...

Cara menggunakan google meet di Laptop dan Smartphone

Cara menggunakan google meet di laptop dan hp untuk Rapat online atau belajar online. Google Meet adalah layanan konferensi video Google, yang memungkinkan hingga...
[tdn_block_newsletter_subscribe title_text=”Want to stay up to date with the latest news? ” description=”V2UlMjB3b3VsZCUyMGxvdmUlMjB0byUyMGhlYXIlMjBmcm9tJTIweW91ISUyMFBsZWFzZSUyMGZpbGwlMjBpbiUyMHlvdXIlMjBkZXRhaWxzJTIwYW5kJTIwd2UlMjB3aWxsJTIwc3RheSUyMGluJTIwdG91Y2guJTIwSXQncyUyMHRoYXQlMjBzaW1wbGUh” input_placeholder=”Email address” btn_text=”Subscribe” tds_newsletter2-image=”8″ tds_newsletter2-image_bg_color=”#c3ecff” tds_newsletter3-input_bar_display=”row” tds_newsletter4-image=”9″ tds_newsletter4-image_bg_color=”#fffbcf” tds_newsletter4-btn_bg_color=”#f3b700″ tds_newsletter4-check_accent=”#f3b700″ tds_newsletter5-tdicon=”tdc-font-fa tdc-font-fa-envelope-o” tds_newsletter5-btn_bg_color=”#000000″ tds_newsletter5-btn_bg_color_hover=”#4db2ec” tds_newsletter5-check_accent=”#000000″ tds_newsletter6-input_bar_display=”row” tds_newsletter6-btn_bg_color=”#da1414″ tds_newsletter6-check_accent=”#da1414″ tds_newsletter7-image=”10″ tds_newsletter7-btn_bg_color=”#1c69ad” tds_newsletter7-check_accent=”#1c69ad” tds_newsletter7-f_title_font_size=”20″ tds_newsletter7-f_title_font_line_height=”28px” tds_newsletter8-input_bar_display=”row” tds_newsletter8-btn_bg_color=”#00649e” tds_newsletter8-btn_bg_color_hover=”#21709e” tds_newsletter8-check_accent=”#00649e” embedded_form_code=”JTNDIS0tJTIwQmVnaW4lMjBNYWlsQ2hpbXAlMjBTaWdudXAlMjBGb3JtJTIwLS0lM0UlMEElMEElM0Nmb3JtJTIwYWN0aW9uJTNEJTIyaHR0cHMlM0ElMkYlMkZ0YWdkaXYudXMxNi5saXN0LW1hbmFnZS5jb20lMkZzdWJzY3JpYmUlMkZwb3N0JTNGdSUzRDZlYmQzMWU5NGNjYzVhZGRkYmZhZGFhNTUlMjZhbXAlM0JpZCUzRGVkODQwMzZmNGMlMjIlMjBtZXRob2QlM0QlMjJwb3N0JTIyJTIwaWQlM0QlMjJtYy1lbWJlZGRlZC1zdWJzY3JpYmUtZm9ybSUyMiUyMG5hbWUlM0QlMjJtYy1lbWJlZGRlZC1zdWJzY3JpYmUtZm9ybSUyMiUyMGNsYXNzJTNEJTIydmFsaWRhdGUlMjIlMjB0YXJnZXQlM0QlMjJfYmxhbmslMjIlMjBub3ZhbGlkYXRlJTNFJTNDJTJGZm9ybSUzRSUwQSUwQSUzQyEtLUVuZCUyMG1jX2VtYmVkX3NpZ251cC0tJTNF” tds_newsletter=”tds_newsletter1″ tds_newsletter1-input_bar_display=”” tds_newsletter1-input_border_size=”0″ tds_newsletter1-title_color=”#172842″ tds_newsletter1-description_color=”#90a0af” tds_newsletter1-disclaimer_color=”#90a0af” tds_newsletter1-disclaimer2_color=”#90a0af” tds_newsletter1-input_text_color=”#90a0af” tds_newsletter1-input_placeholder_color=”#bcccd6″ tds_newsletter1-input_bg_color=”#ffffff” tds_newsletter1-input_border_color=”rgba(255,255,255,0)” tds_newsletter1-input_border_color_active=”rgba(255,255,255,0)” tds_newsletter1-f_title_font_family=”394″ tds_newsletter1-f_title_font_size=”eyJhbGwiOiI0MiIsImxhbmRzY2FwZSI6IjM2IiwicG9ydHJhaXQiOiIzMCIsInBob25lIjoiMzAifQ==” tds_newsletter1-f_title_font_line_height=”1.2″ tds_newsletter1-f_title_font_spacing=”-1″ tds_newsletter1-f_descr_font_family=”638″ tds_newsletter1-f_descr_font_size=”eyJhbGwiOiIxOCIsImxhbmRzY2FwZSI6IjE1IiwicG9ydHJhaXQiOiIxNCIsInBob25lIjoiMTQifQ==” tds_newsletter1-f_descr_font_line_height=”1.6″ tds_newsletter1-f_descr_font_weight=”700″ content_align_horizontal=”content-horiz-center” tdc_css=”eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLXJpZ2h0IjoiYXV0byIsIm1hcmdpbi1ib3R0b20iOiIxMDAiLCJtYXJnaW4tbGVmdCI6ImF1dG8iLCJwYWRkaW5nLXRvcCI6IjkwIiwid2lkdGgiOiI0MCUiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0Ijp7Im1hcmdpbi1ib3R0b20iOiI3MCIsInBhZGRpbmctdG9wIjoiNjAiLCJ3aWR0aCI6IjcwJSIsImRpc3BsYXkiOiIifSwicG9ydHJhaXRfbWF4X3dpZHRoIjoxMDE4LCJwb3J0cmFpdF9taW5fd2lkdGgiOjc2OCwicGhvbmUiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjcwIiwicGFkZGluZy10b3AiOiI2MCIsIndpZHRoIjoiMTAwJSIsImRpc3BsYXkiOiIifSwicGhvbmVfbWF4X3dpZHRoIjo3NjcsImxhbmRzY2FwZSI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiOTAiLCJwYWRkaW5nLXRvcCI6IjgwIiwid2lkdGgiOiI2NSUiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sImxhbmRzY2FwZV9tYXhfd2lkdGgiOjExNDAsImxhbmRzY2FwZV9taW5fd2lkdGgiOjEwMTl9″ tds_newsletter1-f_disclaimer_font_family=”394″ tds_newsletter1-f_disclaimer2_font_family=”394″ tds_newsletter1-f_input_font_family=”394″ tds_newsletter1-f_input_font_line_height=”3″ tds_newsletter1-f_input_font_size=”eyJhbGwiOiIxNiIsInBvcnRyYWl0IjoiMTQiLCJwaG9uZSI6IjE0In0=” tds_newsletter1-f_btn_font_family=”394″ tds_newsletter1-f_btn_font_transform=”uppercase” tds_newsletter1-f_btn_font_weight=”700″ tds_newsletter1-btn_bg_color=”#e2687e” tds_newsletter1-btn_bg_color_hover=”#172842″ tds_newsletter1-f_input_font_weight=”” tds_newsletter1-f_title_font_weight=”800″]